Terima kasih untuk
kawan-kawan GmnI Komisariat Hukum yang memberikan warna warni dalam kehidupan
dan pengalaman selama berorganisasi, sedikit kuluangkan waktu untuk mengingat
canda tawa,tangis, haru kita bersama dalam menjalani roda organisasi ini. Sering
kali kuingat itu hal yang membuatku bangkit berdiri karena jabatan dalam
struktural yang begitu keras dan tajam menusuk kepribadianku. Beromantika dalam
organisasi inilah judul yang tepat dalam
tulisan untuk mengakhiri rasa tanggung jawab yang begitu besar sebagai
Komisaris selama 2 periode kepengurusan yang membuat semua menjadi gelap tak
bersemangat kembali, harus diakui semua manusia memiliki rasa kecewa terhadap kepemipinanku
dan sama seperti itu aku juga harus mengakui yang kulakukkan jauh dari tanggung
jawab pemimpin, akan tetapi terasa bangga jika semua yang kulakukkan untuk
mempertahankan dan berbagi untuk bangsa dan negara ini lewat organisasi GmnI
ku. Dan kadang terasa sangat kecewa karena aku belum bisa membayar semua
kepercayaan kawan-kawanku lewat pola
gerakan yang pernah kulakukkan selama 2 periode ini.
Kawan kawan seperjuanganku
banyak membantu seperti Hisyam, Nando ,Haykal ,Ocha, Christina, Budi, Rinto,
Andik Aji Purnama , Fatih, Alfia dan lain –lain yang menemani dalam pemikiran
dan gerakan, tempat berbagi, tempat berdiskusi, tempat bertukar pikiran dan
lain sebagainya. Bangga dengan komitmen mereka, Bangga dengan pertemanan kita. Kita
dilahirkan dalam generasi yang berani tanpa mengenal kompromi terima kasih
telah membentuk kami dalam proses mas wawan, mas indra, mas vino , bang gab,
mas noel, mas udin, mas hendri, mas kadir, mas gokil, mas reza dll. Semua menjadi
indah beribu indah ketika semua dapat dinikmati dengan upah keringat perjuangan
dengan dipukuli polisi, mondar mandir mecari data, berdiskusi hingga matahari
terbit hingga hal yang menyenangkan menuangkan secangkir bir lalu berdiskusi. Hal
ini membuat kami lahir dalam kebanggan khususnya diriku, tanggung jawab besar
dalam organisasi ini kuyakini tidak hanya dalam diri ini saja tapi mereka semua
yang berada disekeliling dan menemaniku. Kini banyak hal yang baru yang sulit
di ceritakan lewat tulisan ini yang mengenal seberapa dekatkah kita semua dalam
menjalani dan berputar pada sebuah aturan organisasi, kecintaan pada
organisasi. Sebagian bentuk itu kupersambahkan atau kutulis lewat sebuah
makna kata tersirat dalam setiap tulisan dan sikapku.
Lama
semua menjadi abu
Kini
semua kembali menyala
Ombak
menghempas tawa dan haru
Dalam
melihat kesenjangan yang ada,
Sedikit
matahari bersinar hari ini,
Menandakan
sebuah pertanda besar dalam cerita
Semua
menjadi sedikit bermakna, karena kita tinggal bersama
Dalam
keluarga, perkawanan, persahabatan, dan gerakan
Ini
menjadi indah kawan ketika semua diam
Ketika
semua berbicara keadilan
Ketika
semua berbicara kebersamaan
Ketika
semua berbicara perbedaan
Inilah
kawan bentuk perkawanan
Dalam
sebuah tempat yang indah penuh warna
Penuh
dengan perjuangan yang tiada akhir
Dalam
inilah kami yang dilahirkan dalam muka baru
Dalam
logika miring dan dialektika berfikir
Dalam
hegemoni ke utopiaan, yang menginginkan kesejahteraan
Lewat
kebijakan yang memihak pada kemelaratan
GmnI
lahir disana dalam gelap malam untuk menjadi terang benderang
Sedikit cerita itu
kawan, yang bisa kubagi dalam menggambarkan kebanggaan dan sekarang kuserahkan
tonggak estafet yang baru pada pemimpin yang baru nantinya agar tetap bisa
memperjuangkan kaum yang tertindas oleh sebuah sistem yang menindas secara
perlahan.dan kalian tidak perlu takut melangkah karena kami semua masih ada di
samping kiri kanan kalian untuk membagi pengalaman membagi cerita membagi ilmu
tentang perjuangan, jangan khawatir kami masih dalam proses belajar yang kadang
salah, dan terima kasih kalian masih mau memperdulikan GmnI mau di bawa kemana
nantinya arah dan tujuannya. Pikirkanlah kawan-kawan yang baru, anik,
tiwi,alan,vela, damar,iwan,rinto, fatih, alfia, clo, laili,maya,prag, dll
tentang itu semua secara bersama-sama dengan kami. Ku ucapkan kenangan indah
itu dengan satu kata ...
MERDEKA...!!