Penuh noda dan kepahitan awal tahun bermula
dari sekelompok pemuda dengan gaya
beragaram memberanikan diri untuk menjalani hidup dan eksperimen. Awalan yang
buruk untuk hari hari kemarin tapi itu mengingatkan pada mereka yang selalu
tersenyum dan menangis ketika banyak halangan dan rintangan. Tertawa dan
terbahak-bahak untuk megingat masa laluku di gubuk yang reot penuh dengan misteri
gubuk itu. bertendakan biru awal aku kaderisasi tingkat dasar basekit sempolan.
Ingatkah cerita yang hari demi hari kita lalui pada awal kita menjadi seorang
kader. Kita seolah bangga setengah mati dengan apa yang kita punya. Teriakkan kecil
ataupun tidak terdengar sekali yang menandakkan kita telah lulus dari lompatan
kecil dari jurang maut yang bernama Kaderisasi Tingkat Dasar itu. Ingatkah kita
ketika kita telah bersekongkol untuk mengancurkan Korlap korlap akan tetapi itu
gagal juga karena kita terintimidasi oleh cerita dari salah satu korlap yang
mengharukkan. Haha. Itu lah cerita kita kawan yang berani dan menjadi batu yang
keras untuk melawan namanya penindasan bukan ? Kita di tempa di tempat yang
sama kita satu tubuh dulunya. Bagaiamana kita di ajarkan untuk memutar piring
kemudian memakan nasi yang bercampur dengan semut atau tanah atau tetesan hujan
secara bergilir menyedihkan, tidak manusiawi mungkin. Akan tetapi itu
berbanding terbalik apa yang kita rasakan setelah itu yang mengawali dengan
keraguan ataupun kecemasan. Teringat kembali pada sosok komisarisku yang dulu
yaitu cita astungkoro sukmawirawan, atau kordinator korlap yang gaul pada saat
itu yaitu Gabriel atau sebut saja bang gab. Atau orang penuh misteri dulunya si
gulfino che guevarrato atau sebut saja bang vin von. Ingatkah kalian semua
dengan itu orang-orang. Memori yang baik yang di ingat setelah 3 tahun lamanya
kita meninggalkan memori yang indah.
Awal
perjumpaan itu adalah batu loncatan hingga saat ini kalian sudah meloncat
loncat seperti katak terbang. Tapi itu dulu memang kawan dan kini kuyaki masih
ada sedikit atau banyaknya yang masih merindukkan masa itu. Aku melihat itu
dari tegur sapa pertemanan kita yang jauh jauh hari sudah lekat karena teman
satu kelompok , satu fakultas ,satu organisasi. Kini kalian telah jauh berada
di jangkauan dari jalan jalan yang berbeda. Selamat menikmati jalan itu dan
kelak jika bertemu kembali harapan akan visi yang sama tetap bersama. Sekarang kita
menjadi tua atau orang yang sedikitnya mempunyai pengalaman serta kita telah
mempunya adik-adik organisasi yang lahir di tempat yang sama seperti kita dulu
.pemuda pemuda yang mempunyai banyak gaya dan tipe yang berbeda dengan kita.
2012 ada sosok – sosok harapan pengganti dan pendamping kita dan kini lahir
generasi baru yang membantu bahu membahu
untuk membangun harapan itu. Ada kawan-kawan yang lebih berani dan sedikit
bimbang. Ya sama dengan dulu cerita dulu terukir kembali. Korlap dan materipun
sedikit sama. Dan cara penyaajian itu juga sedikit sama hanya saja diolah
dengan gaya yang baru. 2013 muncul sebagai angkatan bersenjata pemikiran dan
otot untuk bertarung. Lebih baik dari pada yang atas lebih muncul dari pada
yang bawah. Inilah gambaran pada hari ini. Sekarang berbalik ke 2014 sebentar
lagi juga akan lahir kawan-kawan baru dan akan terus begitu. Bagaimana kita
menyiapkan itu? Bukan lagi aku harus yang menanggung semua tapi kita yang satu
tubuh satu jelmaan masyrakat lemah yang terinjak-injak yang akan memperjuangkan
bersama- sama dengan mereka masyrakat yang benar-benar terinjak dan dipermalukkan
coba tengok kutipan indah dari bung iwan fals sebagai tanda akhir tulisan ini
yang pernah kutulis.
