Wednesday, 19 November 2014

Terima Kasih GmnI Dan Romantika.



Terima kasih untuk kawan-kawan GmnI Komisariat Hukum yang memberikan warna warni dalam kehidupan dan pengalaman selama berorganisasi, sedikit kuluangkan waktu untuk mengingat canda tawa,tangis, haru kita bersama dalam menjalani roda organisasi ini. Sering kali kuingat itu hal yang membuatku bangkit berdiri karena jabatan dalam struktural yang begitu keras dan tajam menusuk kepribadianku. Beromantika dalam organisasi  inilah judul yang tepat dalam tulisan untuk mengakhiri rasa tanggung jawab yang begitu besar sebagai Komisaris selama 2 periode kepengurusan yang membuat semua menjadi gelap tak bersemangat kembali, harus diakui semua manusia memiliki rasa kecewa terhadap kepemipinanku dan sama seperti itu aku juga harus mengakui yang kulakukkan jauh dari tanggung jawab pemimpin, akan tetapi terasa bangga jika semua yang kulakukkan untuk mempertahankan dan berbagi untuk bangsa dan negara ini lewat organisasi GmnI ku. Dan kadang terasa sangat kecewa karena aku belum bisa membayar semua kepercayaan kawan-kawanku  lewat pola gerakan yang pernah kulakukkan selama 2 periode ini. 

Kawan kawan seperjuanganku banyak membantu seperti Hisyam, Nando ,Haykal ,Ocha, Christina, Budi, Rinto, Andik Aji Purnama , Fatih, Alfia dan lain –lain yang menemani dalam pemikiran dan gerakan, tempat berbagi, tempat berdiskusi, tempat bertukar pikiran dan lain sebagainya. Bangga dengan komitmen mereka, Bangga dengan pertemanan kita. Kita dilahirkan dalam generasi yang berani tanpa mengenal kompromi terima kasih telah membentuk kami dalam proses mas wawan, mas indra, mas vino , bang gab, mas noel, mas udin, mas hendri, mas kadir, mas gokil, mas reza dll. Semua menjadi indah beribu indah ketika semua dapat dinikmati dengan upah keringat perjuangan dengan dipukuli polisi, mondar mandir mecari data, berdiskusi hingga matahari terbit hingga hal yang menyenangkan menuangkan secangkir bir lalu berdiskusi. Hal ini membuat kami lahir dalam kebanggan khususnya diriku, tanggung jawab besar dalam organisasi ini kuyakini tidak hanya dalam diri ini saja tapi mereka semua yang berada disekeliling dan menemaniku. Kini banyak hal yang baru yang sulit di ceritakan lewat tulisan ini yang mengenal seberapa dekatkah kita semua dalam menjalani dan berputar pada sebuah aturan organisasi, kecintaan pada organisasi. Sebagian bentuk itu kupersambahkan atau kutulis lewat sebuah makna kata tersirat dalam setiap tulisan dan sikapku.

Lama semua menjadi abu
Kini semua kembali menyala
Ombak menghempas tawa dan haru
Dalam melihat kesenjangan yang ada,
Sedikit matahari bersinar hari ini,
Menandakan sebuah pertanda besar dalam cerita
Semua menjadi sedikit bermakna, karena kita tinggal bersama
Dalam keluarga, perkawanan, persahabatan, dan gerakan
Ini menjadi indah kawan ketika semua diam
Ketika semua berbicara keadilan
Ketika semua berbicara kebersamaan
Ketika semua berbicara perbedaan
Inilah kawan bentuk perkawanan
Dalam sebuah tempat yang indah penuh warna
Penuh dengan perjuangan yang tiada akhir
Dalam inilah kami yang dilahirkan dalam muka baru
Dalam logika miring dan dialektika berfikir
Dalam hegemoni ke utopiaan, yang menginginkan kesejahteraan
Lewat kebijakan yang memihak pada kemelaratan
GmnI lahir disana dalam gelap malam untuk menjadi terang benderang

Sedikit cerita itu kawan, yang bisa kubagi dalam menggambarkan kebanggaan dan sekarang kuserahkan tonggak estafet yang baru pada pemimpin yang baru nantinya agar tetap bisa memperjuangkan kaum yang tertindas oleh sebuah sistem yang menindas secara perlahan.dan kalian tidak perlu takut melangkah karena kami semua masih ada di samping kiri kanan kalian untuk membagi pengalaman membagi cerita membagi ilmu tentang perjuangan, jangan khawatir kami masih dalam proses belajar yang kadang salah, dan terima kasih kalian masih mau memperdulikan GmnI mau di bawa kemana nantinya arah dan tujuannya. Pikirkanlah kawan-kawan yang baru, anik, tiwi,alan,vela, damar,iwan,rinto, fatih, alfia, clo, laili,maya,prag, dll tentang itu semua secara bersama-sama dengan kami. Ku ucapkan kenangan indah itu dengan satu kata ... 

MERDEKA...!!

No comments:

Post a Comment