Friday, 3 January 2014

Masa depan Menunggu Buktikan Bahwa Kita Mampu

             Penuh noda dan kepahitan awal tahun bermula dari  sekelompok pemuda dengan gaya beragaram memberanikan diri untuk menjalani hidup dan eksperimen. Awalan yang buruk untuk hari hari kemarin tapi itu mengingatkan pada mereka yang selalu tersenyum dan menangis ketika banyak halangan dan rintangan. Tertawa dan terbahak-bahak untuk megingat masa laluku di gubuk yang reot penuh dengan misteri gubuk itu. bertendakan biru awal aku kaderisasi tingkat dasar basekit sempolan. Ingatkah cerita yang hari demi hari kita lalui pada awal kita menjadi seorang kader. Kita seolah bangga setengah mati dengan apa yang kita punya. Teriakkan kecil ataupun tidak terdengar sekali yang menandakkan kita telah lulus dari lompatan kecil dari jurang maut yang bernama Kaderisasi Tingkat Dasar itu. Ingatkah kita ketika kita telah bersekongkol untuk mengancurkan Korlap korlap akan tetapi itu gagal juga karena kita terintimidasi oleh cerita dari salah satu korlap yang mengharukkan. Haha. Itu lah cerita kita kawan yang berani dan menjadi batu yang keras untuk melawan namanya penindasan bukan ? Kita di tempa di tempat yang sama kita satu tubuh dulunya. Bagaiamana kita di ajarkan untuk memutar piring kemudian memakan nasi yang bercampur dengan semut atau tanah atau tetesan hujan secara bergilir menyedihkan, tidak manusiawi mungkin. Akan tetapi itu berbanding terbalik apa yang kita rasakan setelah itu yang mengawali dengan keraguan ataupun kecemasan. Teringat kembali pada sosok komisarisku yang dulu yaitu cita astungkoro sukmawirawan, atau kordinator korlap yang gaul pada saat itu yaitu Gabriel atau sebut saja bang gab. Atau orang penuh misteri dulunya si gulfino che guevarrato atau sebut saja bang vin von. Ingatkah kalian semua dengan itu orang-orang. Memori yang baik yang di ingat setelah 3 tahun lamanya kita meninggalkan memori yang indah.
Awal perjumpaan itu adalah batu loncatan hingga saat ini kalian sudah meloncat loncat seperti katak terbang. Tapi itu dulu memang kawan dan kini kuyaki masih ada sedikit atau banyaknya yang masih merindukkan masa itu. Aku melihat itu dari tegur sapa pertemanan kita yang jauh jauh hari sudah lekat karena teman satu kelompok , satu fakultas ,satu organisasi. Kini kalian telah jauh berada di jangkauan dari jalan jalan yang berbeda. Selamat menikmati jalan itu dan kelak jika bertemu kembali harapan akan visi yang sama tetap bersama. Sekarang kita menjadi tua atau orang yang sedikitnya mempunyai pengalaman serta kita telah mempunya adik-adik organisasi yang lahir di tempat yang sama seperti kita dulu .pemuda pemuda yang mempunyai banyak gaya dan tipe yang berbeda dengan kita. 2012 ada sosok – sosok harapan pengganti dan pendamping kita dan kini lahir generasi baru yang membantu bahu  membahu untuk membangun harapan itu. Ada kawan-kawan yang lebih berani dan sedikit bimbang. Ya sama dengan dulu cerita dulu terukir kembali. Korlap dan materipun sedikit sama. Dan cara penyaajian itu juga sedikit sama hanya saja diolah dengan gaya yang baru. 2013 muncul sebagai angkatan bersenjata pemikiran dan otot untuk bertarung. Lebih baik dari pada yang atas lebih muncul dari pada yang bawah. Inilah gambaran pada hari ini. Sekarang berbalik ke 2014 sebentar lagi juga akan lahir kawan-kawan baru dan akan terus begitu. Bagaimana kita menyiapkan itu? Bukan lagi aku harus yang menanggung semua tapi kita yang satu tubuh satu jelmaan masyrakat lemah yang terinjak-injak yang akan memperjuangkan bersama- sama dengan mereka masyrakat yang benar-benar terinjak dan dipermalukkan coba tengok kutipan indah dari bung iwan fals sebagai tanda akhir tulisan ini yang pernah kutulis.

No comments:

Post a Comment